Kamis, 13 Juli 2017

Menilik Hukum Zakat Fitrah dan 4 Manfaat Menunaikannya

Tidak ada komentar :
zakat fitrah

Paham bahwa hukum zakat fitrah adalah wajib bagi siapa saja yang tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan diri sendiri maupun keluarganya. Zakat fitrah termasuk ke dalam jenis zakat yang hukumnya wajib khusus bagi yang mampu. Membayarnya pun tidak bisa dilakukan sembarangan sebab sudah ditentukan kapan waktu menunaikan kewajiban satu ini. Menjelang Idul Fitri biasanya sudah banyak masyarakat yang membicarakan persoalan zakat fitrah. Sebab zakat ini memang ditunaikan pada bulan Ramadhan dan paling lambat sebelum pergi sholat ied. 

Mengenal Zakat Fitrah Lebih Dalam 

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan mengenal istilah pajak yang ditetapkan oleh pemerintah, dan hukumnya pun wajib dibayarkan. Dalam Islam terdapat kewajiban membayar zakat dan juga berlaku bagi yang mampu, dan jenis zakat ini ada beragam. Salah satunya adalah zakat fitrah yang masih berkaitan dengan zakat maal. Sebab bentuk zakat ini berkaitan dengan makanan pokok yang tentu saja perlu dibayarkan tepat waktu bagi Anda yang sudah memenuhi syarat. Zakat fitrah dibayarkan dengan menyerahkan makanan pokok, sehingga setiap negara memiliki bentuk berbeda. 

Kebetulan Indonesia memiliki makanan pokok berbentuk beras maka lumrah menjumpai beras menjadi zakat fitrah. Berbeda dengan negara yang makanan pokoknya kentang maka dibayar dengan kentang, kurma, gandum, dan lain sebagainya. Selain dibayarkan dalam bentuk barang kita pun bisa membayarnya dalam bentuk uang tunai senilai harga dari makanan pokok tersebut. Khusus untuk beras diwajibkan berzakat sejumlah 2.5 kg, dan jika diuangkan sekitar Rp 25ribu. Sifatnya wajib bagi setiap muslim dan sudah diwajibkan bagi bayi yang lahir dari keluarga mampu berzakat. 

Manfaat Membayar Zakat Fitrah 

Dalam Islam sangat ditekankan pokok permasalahan bernama zakat ini, termasuk pula zakat fitrah di dalamnya. Menunaikan kewajiban ini akan mendatangkan manfaat berlimpah, berikut beberapa diantaranya: 

Membersihkan harta yang dimiliki supaya sebagian darinya yang menjadi hak orang lain sudah kita serahkan. 
Membantu meringankan beban fakir miskin yang bisa jadi saat hari raya masih menahan lapar. 
Menjadikan pelakunya panjang umur dan sudah dijamin oleh Allah SWT sendiri. 
Memperbaiki akhlak sebab dengan membayar zakat tanda Anda ikhlas menyerahkan harta pribadi kepada orang lain. 

Pembayaran zakat fitrah sendiri ada doa atau niatnya, dan baiknya dibaca sebelum menyerahkan kepada orang yang berhak menerimanya. Pembayarannya pun tidak diperbolehkan melebihi waktu shalat ied di Idul Fitri. Ketika dibayar setelah ibadah shalat ied maka tidak bisa dikatakan sebagai zakat fitrah lagi melainkan hanya sedekah biasa. Mulailah mencari penerima zakat dari orang sekitar, bahkan bisa saudara sendiri sebab kita tahu persis kekurangan mereka. Jika mendahulukan orang jauh maka kurang tepat sebab orang dekat sendiri saja masih memerlukan bantuan. 

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar